Cara Berpikir dari Sisi Memetika
Meme pertama kali didefinisikan oleh Richard Dawkins dalam bukunya "The Selfish Gene" sebagai setiap ide, perilaku, atau keterampilan yang dapat ditiru dari satu orang ke orang lain. Meme telah menjadi konsep yang penting dan kontroversial sejak munculnya buku "The Origin of Species" hampir 150 tahun yang lalu.
Dalam bukunya "The Meme Machine", Susan Blackmore menegaskan bahwa rancangan pikiran kita hanya dapat dipahami melalui kerangka seleksi memetika, sama seperti rancangan tubuh kita hanya dapat dipahami melalui kerangka seleksi alam. Begitu nenek moyang kita memperoleh kemampuan untuk meniru, seleksi alam jenis kedua dimulai, di mana ide dan perilaku yang paling adaptif bertahan dan berkembang, mereplikasi diri dalam pikiran sebanyak mungkin.
Blackmore menerapkan teori ini ke banyak aspek kehidupan manusia, memberikan penjelasan mengapa kita tinggal di kota, banyak berbicara, berperilaku altruistik, dan memilih pasangan. Implikasi teori ini kontroversial bagi keyakinan agama, kehendak bebas, dan rasa "diri" kita sendiri.