artikel / menentukan debit volume dan waktu

Menentukan Debit Volume dan Waktu

Menentukan Debit Volume dan Waktu

Debit adalah kecepatan aliran zat cair per satuan waktu. Debit 3.000 l per detik artinya setiap 1 detik, mengalir 3.000 liter cairan. Satuan debit digunakan untuk menakar daya tampung cairan seturut waktu.

1 jam = 60 menit
1 menit = 60 detik
1 menit = 30.000 milidetik
1 jam = 3.600 detik
1 menit = 1/60 jam
1 detik = 1/60 detik
1 jam = 1/3.600 detik

Konversi satuan volume :

1 liter = 1 dm³ = 1.000 cm³ = 1.000.000 mm³ = 0.001 m³
1 cc = 1 ml = 1 cm

Menghitung tinggi air dalam tabung:

debit = 1 liter/detik = 1 dm³ = 1.000 cm³
diameter tabung = 5 cm
jari-jari tabung = 2,5 cm
v = 3,14 x t x r x r
t = v / (3,14 x r x r)
1.000 = 3,14 x t x 2,5 x 2,5
1.000  = 19,625 x t
t = 50 cm

Menentukan Debit Air

Debit = Volume : Waktu Dalam 1 jam keran dapat mengeluarkan air sebesar 3.600 m³. Berapa liter/detik debit air tersebut ?

volume (v) = 3.600 m³
           = 3.600.000 dm³
           = 3.600.000 liter
waktu (t)  = 1 jam
           = 3.600 detik
Maka debitnya = 3.600.000 liter
              = 3.600 detik
              = 1.000 liter/detik

Menghitung volume

Bak mandi diisi air mulai pukul 07.20 sampai pukul 07.50. Dengan debit 10 liter/ menit. Berapa liter volume air dalam dalam bak mandi tersebut ?

Volume = Debit X Waktu
Debit =  10 liter
Waktu = 07.50 – 07.20
      = 30 menit

Maka volumenya = Debit X Waktu

               = 10 liter X 30 menit
               = 300 liter

Menghitung waktu

Waktu = Volume : Debit

Volume bak mandi 200 dm3. Di isi dengan air dari sebuah kran dengan debit 5 liter/menit. Berapa menit waktu yang dibutuhkan untuk mengisi bak mandi sampai penuh ?

Penyelesaian

Volume = 200 liter
Debit  = 5 liter/ menit

Maka waktu yang dibutuhkan = Volume / Debit

                            =  200 / 5   
                            = 40 menit

Selayang pandang proyek Perpustakaan Nirkabel

Perpustakaan Nirkabel (wireless library) is a 12-year-old project bringing digital technology to remote areas in Indonesia, empowering basic education and bridging the gap in education. It enables students in remote areas to access knowledge and resources previously out of reach. Witness the tech enthusiasts' brainchild with a heart for education.

detail