artikel / straight

Straight

Straight

Jika berpapasan dengan Hanne Blank dan pasangannya di jalan, Anda bakal sakit kepala menyapa mereka. Bapak? Ibu? Tante? Om?

Blank terlihat seperti wanita feminin, pasangannya sangat androgini, dengan rambut wajah kecil pun sampai tidak ada dan kulit halus mulus. Mitra Hanne bukan sepenuhnya laki-laki, pun tidak sepenuhnya perempuan; ia dilahirkan dengan seperangkat kromosom yang tidak konvensional, XXY, yang memberinya karakteristik genitalia dan feminin pria.

Akibatnya, mitra Blank dikira sebagai wanita gay, pria straight, transgender - dan hubungan mereka berdua digolongkan sebagai gay, straight, dan pokoknya semua istilah dapat diterapkan pada mereka. Uraian itu dipaparkan sendiri oleh Blank pada bagian awal bukunya “Straight,” sebagai cara menggambarkan betapa lugu pengertian kita tentang “straight”. Dalam bukunya, Blank, seorang penulis dan sejarawan yang telah banyak menulis tentang seksualitas dan budaya, melihat cara-cara di mana tren sosial dan kebangkitan psikiatri sekongkol menciptakan kategori baru ini pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.

Dia meneliti definisi perubahan pernikahan, yang berkembang dari semula akad bisnis menjadi persatuan romantis yang berpusat di sekitar cinta, dan bagaimana ide-ide sosial darwinisme memisahkan gay/lesbian dan straight.

“Heteroseksual” muncul pertama dalam selembar surat bersamaan dengan kata “homoseksual pada pertengahan abad ke-19] oleh seorang jurnalis Austro-Hungaria bernama Károly Mária Kertbeny. Dia merumuskan kata ini sebagai tanggapan terhadap undang-undang Prusia yang menetapkan perilaku erotis sesama jenis ilegal

Kertbenyi ialah salah seorang saja dari beberapa yang menulis dan berkampanye untuk mencoba mengubah pendapat hukum tentang masalah itu. Dia menciptakan kata-kata "heteroseksual" dan "homoseksual" dalam upaya yang sangat cerdas untuk mencoba menyamakan jenis kelamin yang sama dan jenis kelamin yang berbeda. Kertbenyi menyarankan ada dua kategori di mana manusia bisa menjadi seksual, bahwa mereka bukan bagian dari hierarki, bahwa mereka hanya dua rasa dari hal yang sama.

Istilah itu menyebar berkat psikiater di dasawarsa 1880-an dan 1890-an - bagian profesi medis yang sangat tidak ilmiah pada waktu itu. Ini berarti bahwa seseorang dengan gelar kedokteran dan semua otoritas yang dibawanya dapat berdiri dan mulai membuat penilaian menggunakan kosa kata medis khusus dan menyatakannya sebagai otoritatif, dan pada dasarnya tidak boleh diragukan lagi.

Selayang pandang proyek Perpustakaan Nirkabel

Perpustakaan Nirkabel (wireless library) is a 12-year-old project bringing digital technology to remote areas in Indonesia, empowering basic education and bridging the gap in education. It enables students in remote areas to access knowledge and resources previously out of reach. Witness the tech enthusiasts' brainchild with a heart for education.

detail