artikel / wabah gosip wabah penyakit

Wabah Gosip Wabah Penyakit

Wabah Gosip Wabah Penyakit

Dalam Epidemic of Rumors, Jon D. Lee mengamati respons manusia terhadap wabah melalui lensa wabah SARS 2003.

Masyarakat biasanya merespons wabah dengan membuat cerita, lelucon, teori konspirasi, legenda, dan rumor, tetapi narasi-narasi ini seringkali lebih merusak daripada penyakit yang mereka sebutkan.

Informasi yang disebarkan melalui narasi-narasi ini seringkali tidak akurat, mencakup penjelasan ksenofobik tentang asal-usul penyakit dan informasi medis yang meragukan tentang obat dan pengobatan potensial.

Ksenofobik merujuk pada penjelasan atau pandangan yang takut atau benci terhadap orang asing atau kelompok etnis yang berbeda. Dalam konteks narasi-narasi wabah, pandangan ksenofobik bisa mengarah pada mencari kambing hitam atau sumber penyakit pada kelompok etnis tertentu yang sering kali tidak beralasan.

Contoh peristiwa ksenofobik ketika pandemi COVID-19 mengganas di sleuruh dunia sepanjang 2020-2021. Banyak orang Asia menjadi sasaran diskriminasi dan kekerasan hanya karena kasus pertama meledak di Wuhan, RRC. Ada laporan tentang serangan fisik, pelecehan verbal, dan bahkan penolakan layanan dan produk dari orang Asia di beberapa negara.

Cerita rakyat memberikan perspektif penting dan berguna dalam memahami respons budaya terhadap wabah penyakit. Melalui studi etiologis ini, Lee menunjukkan kesamaan antara narasi-narasi wabah SARS dan narasi-narasi wabah penyakit kontemporer lainnya seperti AIDS dan virus H1N1.

Lee menunjukkan bahwa narasi-narasi penyakit ini tidak baru samasekali setiap ada wabah baru, melainkan daur-ulang. Pola narasi serupa hanya berbeda jenis wabahnya saja.

Lee juga membahas apakah narasi wabah vernakular (lokal) bisa dilawan balik secara sistematis oleh pemerintah atau sains untuk meredam efek negatif rumor.

Selayang pandang proyek Perpustakaan Nirkabel

Perpustakaan Nirkabel (wireless library) is a 12-year-old project bringing digital technology to remote areas in Indonesia, empowering basic education and bridging the gap in education. It enables students in remote areas to access knowledge and resources previously out of reach. Witness the tech enthusiasts' brainchild with a heart for education.

detail