artikel / unended quest biografi pemikiran popper

Unended Quest Biografi Pemikiran Popper

Unended Quest Biografi Pemikiran Popper

Karl Raimund Popper adalah seorang fisikawan dan filsuf Austria yang terkenal dengan kontribusinya di bidang epistemologi, yaitu teori pengetahuan. Ia lahir 28 Juli 1902 di Wina dan meninggal pada 17 September 1994 di London.

Popper dikenal sebagai salah satu filsuf terkemuka pada abad ke-20, terutama kritik terhadap Hegel dan Marx di bidang ilmu sosial dan epistimologi sains dengan Khun dan Feyerabend.

Popper melawan Marx dan Hegel

Popper berpendapat Hegel dan Marx, keliru mengenai sifat pengetahuan dan sifat manusia.

Dialektika Hegel

Hegel menganggap setiap konflik atau pertentangan akan menghasilkan sintesis baru yang lebih canggih, sehingga dialektika menjadi dasar pengetahuan.

Popper menyatakan bahwa pandangan ini keliru karena dialektika mengabaikan kemungkinan sintesa tidak menghasilkan solusi yang lebih baik atau lebih tinggi. Menurut Popper, dialektika hanya pembenaran kepercayaan yang tidak rasional terhadap ideologi.

Materialisme Marx

Marx menganggap sejarah ditentukan oleh pertentangan antara kelas-kelas sosial. Perubahan sosial hanya bisa terjadi melalui revolusi.

Popper menyatakan banyak peristiwa sejarah yang tidak cocok dengan prediksi Marx. Ia juga menekankan pentingnya kebebasan individu dalam mengambil keputusan ekonomi dan politik, serta menentang pandangan Marx yang menganggap bahwa revolusi sebagai sapu jagat masalah sosial dan ekonomi.

Popper melawan Kuhn dan Feyerabend

Revolusi Paradigma Khun

Thomas Kuhn, seorang sejarawan sains dan filsuf Amerika yang menolak ide Popper bahwa Sains merambat lambat-laun sebagai evolusi. Kuhn menyatakan bahwa Sains tidak hanya bergantung pada tes empiris semata, melainkan dipengaruhi faktor sosial dan sejarah.

Kuhn berpendapat Sains bergerak revolusioner, dari paradigma ke paradigma--kerangka kerja konseptual dan teoretis, bukan cuma menguji teori-teori tertentu secara terpisah. Paradigma ini membentuk cara ilmuwan memandang dunia dan mengarahkan cara-cara mereka dalam memperoleh dan menafsirkan data.

Anarki Feyerabend

Paul Feyerabend adalah filsuf Austria sekaligus mantan murid Popper yang berbalik mengkritik teori falsifikasi Popper. Feyerabend berpendapat bahwa metode falsifikasi terlalu membatasi proses penemuan ilmiah dan memandang Sains terlalu mekanistik.

Feyerabend menganggap bahwa Sains tidak dapat dibatasi oleh aturan-aturan atau metode-metode tertentu, melainkan perlu kebebasan untuk mencoba berbagai cara yang tidak biasa dan tidak konvensional dalam menemukan pengetahuan baru. Semua cara boleh menjadi metode Sains, menurut Feyerabend.

Feyerabend menekankan pentingnya memahami konteks sosial dan sejarah dalam pengembangan Sains. Keberhasilan suatu teori tidak hanya bergantung pada validitas logis, melainkan juga keadaan sosial dan budaya pada saat teori tersebut muncul.

Selayang pandang proyek Perpustakaan Nirkabel

Perpustakaan Nirkabel (wireless library) is a 12-year-old project bringing digital technology to remote areas in Indonesia, empowering basic education and bridging the gap in education. It enables students in remote areas to access knowledge and resources previously out of reach. Witness the tech enthusiasts' brainchild with a heart for education.

detail