artikel / skala modified mercalli intensity (mmi)

Skala Modified Mercalli Intensity (MMI)

Skala Modified Mercalli Intensity (MMI)

Skala Modified Mercalli Intensity (MMI) digunakan untuk mengukur intensitas gempa bumi dan efeknya pada lingkungan dan manusia. Berikut adalah daftar efek gempa bumi dalam skala MMI:

MMI I (1)

Guncangan terasa oleh orang-orang yang berada di lokasi yang tenang, biasanya tidak dirasakan oleh orang lain.

MMI II (2)

Guncangan terasa oleh beberapa orang di dalam ruangan, terutama di lantai atas bangunan. Tidak ada kerusakan yang terlihat.

MMI III (3)

Guncangan terasa oleh banyak orang di dalam ruangan, mungkin terdengar suara berderak atau gesekan benda. Beberapa benda ringan mungkin tergoyang.

MMI IV (4)

Guncangan kuat terasa oleh banyak orang di dalam ruangan, mungkin membuat orang merasa tidak seimbang atau tidak stabil. Beberapa benda ringan seperti kaca atau keramik mungkin pecah atau jatuh.

MMI V (5)

Guncangan sangat kuat, merusak bangunan-bangunan yang lemah dan menggoyangkan benda-benda besar seperti furnitur. Orang-orang di luar ruangan mungkin merasakan guncangan seperti halilintar atau ledakan.

Gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah pada tanggal 28 September 2018 dengan kekuatan magnitudo 7,5 yang menyebabkan kerusakan bangunan dan menewaskan ribuan orang.

MMI VI (6)

Guncangan sangat kuat, merusak bangunan-bangunan yang kuat dan menyebabkan kerusakan parah pada bangunan-bangunan yang lebih lemah. Beberapa bangunan mungkin roboh atau terbakar.

Gempa bumi di Pidie Jaya, Aceh pada tanggal 7 Desember 2016 dengan kekuatan magnitudo 6,5 yang menyebabkan kerusakan bangunan dan menewaskan lebih dari 100 orang.

MMI VII (7)

Guncangan sangat kuat, menyebabkan kerusakan yang parah pada bangunan-bangunan dan merusak infrastruktur seperti jembatan dan jalan raya. Orang-orang mungkin kesulitan berdiri atau berjalan.

Gempa bumi di Yogyakarta pada tanggal 27 Mei 2006 dengan kekuatan magnitudo 6,3 yang menyebabkan kerusakan bangunan dan menewaskan lebih dari 5.700 orang.

MMI VIII (8)

Guncangan sangat kuat, merusak banyak bangunan dan menyebabkan kerusakan parah pada jalan raya, saluran air, dan infrastruktur lainnya. Orang-orang mungkin mengalami kesulitan berjalan atau berdiri dan mungkin terjadi kepanikan di antara orang banyak.

Gempa bumi di Nias, Sumatera Utara pada tanggal 28 Maret 2005 dengan kekuatan magnitudo 8,6 yang menyebabkan kerusakan bangunan dan menewaskan lebih dari 900 orang.

MMI IX (9)

Guncangan sangat kuat, merusak hampir semua bangunan dan menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur. Orang-orang mungkin merasa kesulitan untuk berdiri atau berjalan dan ada kemungkinan banyak korban jiwa.

Gempa bumi di Padang, Sumatera Barat pada tanggal 30 September 2009 dengan kekuatan magnitudo 7,6 yang menyebabkan kerusakan bangunan dan menewaskan lebih dari 1.000 orang.

MMI X (10)

Guncangan sangat kuat, menghancurkan hampir semua bangunan dan menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur. Orang-orang mungkin terlempar oleh guncangan dan kemungkinan terjadi banyak korban jiwa.

Skala sebesar ini sangat muskil terjadi. Kalau pun kamu pernah mengalami gempa sebesar ini, kecil kemungkinan kamu dapat membaca artikel ini.

Selayang pandang proyek Perpustakaan Nirkabel

Perpustakaan Nirkabel (wireless library) is a 12-year-old project bringing digital technology to remote areas in Indonesia, empowering basic education and bridging the gap in education. It enables students in remote areas to access knowledge and resources previously out of reach. Witness the tech enthusiasts' brainchild with a heart for education.

detail