Mencari Suhu Bola-basah
Suhu bola basah adalah suhu yang tercatat oleh termometer yang dibalut kain basah. Suhu terukur memberikan indikasi kelembaban udara. Suhu bola-basah digunakan untuk menghitung kelembaban relatif.
Ketika menguap, air di kain menyerap panas sehingga suhu di termometer turun. Suhu bola-basah lebih rendah daripada suhu bola kering (suhu udara) sampai kondisi kelembaban 100%. Pada titik itu kedua suhu sama.
Ketika suhu bola kering dan suhu bola basah sama artinya nilai kelembaban relatif 100%. Biasanya kondisi itu terjadi beberapa saat sebelum atau selama hujan.
Pada waktu itu, atmosfer jenuh dengan uap air, sehingga mencegah lebih banyak penguapan. Kondisi ini biasanya terjadi pada dini hari ketika embun terlihat atau selama atau setelah hujan. Itu sebabnya sebagian orang merasa gerah pada saat-saat menjelang hujan. Rasa gerah disebabkan kulit kesulitan menguapkan keringat.
Apabila dalam kondisi kelembapan 100% tekanan turun, maka air akan mengembun dan biasanya turun sebagai hujan. Apabila tekanan udara relatif tinggi, akan terbentuk kabut atau awan rendah. Tekanan tinggi juga cenderung menghambat pembentukan awan hujan yang lebih besar dan lebih aktif, yang biasanya memerlukan kondisi atmosfer yang lebih tidak stabil dan tekanan udara yang lebih rendah.
Persamaan Psikrometrik
Persamaan psikrometrik digunakan untuk menentukan suhu bola basah berdasarkan suhu bola kering dan kelembapan. Salah satu metode untuk menemukan suhu bola basah adalah menggunakan diagram psikrometrik atau tabel psikrometrik, selain dengan persamaan.
Persamaan yang paling sering digunakan untuk tujuan ini adalah persamaan Carrier atau persamaan modifikasi persamaan Carrier. Rumus dasarnya sebagai berikut:
``` T{wb} = T{db} - \frac{(1 - RH) \times (T{db} - 14.4)}{0.5556 + 0.0065 \times (T{db} - 14.4)} ```
dimana:
T_{wb}adalah suhu bola basah (dalam derajat Celsius atau Fahrenheit).T_{db}adalah suhu bola kering (dalam derajat Celsius atau Fahrenheit).RHadalah kelembapan relatif (dalam bentuk desimal, misalnya 50% RH = 0.5).
Penting untuk diingat bahwa persamaan ini hanya pendekatan dan untuk digunakan direntang suhu 0°C hingga 60°C.
Kode C
Berikut ini gambaran aplikasi kecil untuk menghitung suhu bola-basah menggunakan bahasa C.
#include < stdio.h >
#include < math.h >
double calculateWetBulbTemp(double dryBulbTemp, double relativeHumidity) {
// Constants for the formula
const double c1 = 0.151977;
const double c2 = 8.313659;
const double c3 = 1.676331;
const double c4 = 0.00391838;
const double c5 = 0.023101;
const double c6 = 4.686035;
double pressure = pow(relativeHumidity / 100.0, 1.0 / 8.0);
double wetBulbTemp = c1 * sqrt(pressure * (c2 + dryBulbTemp)) + c3 * pressure * dryBulbTemp - c4 * pow(pressure, 3) * dryBulbTemp - c5 * dryBulbTemp + c6;
return wetBulbTemp;
}
int main() {
double dryBulbTemp, relativeHumidity;
printf("Enter dry bulb temperature (°C): ");
scanf("%lf", &dryBulbTemp);
printf("Enter relative humidity (%%): ");
scanf("%lf", &relativeHumidity);
double wetBulb = calculateWetBulbTemp(dryBulbTemp, relativeHumidity);
printf("Wet bulb temperature: %.2f °C\n", wetBulb);
return 0;
}